Akademisi UNIK: Hentikan Saling Tuduh, Jawab Aspirasi Demonstran dengan Solusi Nyata

TASIKMALAYA | Priangan.com — Pernyataan Presiden yang menyinggung adanya “dalang” di balik gelombang demonstrasi besar-besaran belakangan ini menuai tanggapan dari kalangan akademisi. Rico Ibrahim, dosen Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung (UNIK), menilai cara pandang itu justru mengaburkan persoalan utama yang disuarakan masyarakat.

“Sudah saatnya berhenti melihat masalah dengan menyalahkan orang lain. Demonstrasi terjadi karena rakyat tidak puas dengan kondisi hari ini, bukan semata-mata karena ada yang menunggangi,” tegas Rico, Sabtu (30/8/2025).

Menurutnya, kegelisahan publik bukan tanpa alasan. Kenaikan gaji anggota dewan di tengah krisis ekonomi, kebijakan pajak yang membebani, hingga pernyataan kasar beberapa politisi di Senayan menjadi pemicu utama kemarahan massa.

“Bayangkan, rakyat sulit mencari kerja, harga kebutuhan pokok naik, lalu DPR dengan gampang menyetujui kenaikan gaji. Itu logika kebijakan yang tidak berpihak pada masyarakat. Demonstran marah bukan karena disuruh siapa-siapa, tapi karena merasa ditindas keadaan,” ujarnya.

Rico menekankan, negara akan gagal mencapai tujuannya bila tidak mampu menjamin kepastian sosial dan keamanan bagi rakyat. Uang pajak, katanya, seharusnya digunakan untuk membuka lapangan kerja, memberikan akses kesehatan gratis, serta melindungi anak terlantar dan pengangguran.

“Pajak jangan hanya jadi alat memeras, tapi harus kembali untuk kesejahteraan rakyat. Transparansi dan keberpihakan mutlak diperlukan,” ucapnya.

Ia juga menyoroti perilaku anggota DPR yang belakangan menuai kecaman publik, mulai dari tidur saat rapat, berjoget, hingga mengeluarkan pernyataan menghina rakyat. Rico meminta partai politik bertindak tegas dengan mengganti kader-kader yang dinilai tidak pantas.

“Kita seperti kekurangan orang cerdas dan jujur kalau wajah DPR masih diisi orang-orang yang suka nyampah. Jangan tunggu gedung DPR bernasib seperti gedung DPRD Makassar yang dibakar massa,” katanya mengingatkan.

Lihat Juga :  Berhasil Tunjukan Komitmen di Bidang Pertanian, Dirjen Kementan Puji Bupati Bandung

Rico menegaskan, kekecewaan masyarakat sudah mencapai titik patah hati. Karena itu, solusi nyata jauh lebih penting dibanding memperpanjang isu tentang siapa dalang kerusuhan.

Lihat Juga :  Hidayat Muslim: Kemitraan dengan Pasar Modern Dorong Produk UMKM Naik Kelas

“Fokuslah pada pemecahan masalah, bukan sibuk saling menyalahkan. Rakyat ingin jawaban atas tuntutan kesejahteraan, bukan drama komunikasi pejabat,” pungkasnya. (yna)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos