Air Sering Gangguan dan Komplain Tak Digubris, PDAM Tirta Sukapura Jadi Sorotan Warga

TASIKMALAYA | Priangan.com — Gelombang keluhan terhadap pelayanan PDAM Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya ramai mencuat di kolom komentar media sosial Facebook Priangan.com. Warganet menyoroti persoalan klasik yang dinilai tak kunjung tuntas, mulai dari kenaikan tarif air, gangguan distribusi, hingga respons pengaduan pelanggan yang dinilai lambat.

Sejumlah komentar warga mengekspresikan kekecewaan secara terbuka. Agun Gunawan menilai kenaikan tarif tidak sebanding dengan kualitas pelayanan. “Tarif we naik terus ari pelayanan kurang terurus,” tulisnya.

Keluhan serupa disampaikan Daddi Rosadi yang mempertanyakan dasar kenaikan tarif air bersih. “Tarif naik gak jelas,” komentarnya.

Masalah teknis juga menjadi sorotan tajam. Aank Saiful mengaku air sering mengecil dan mati, sementara pengaduannya tidak ditindaklanjuti secara cepat. “Tarif naik terus, airnya kecil sekali, sering gangguan. Sudah datang ke kantor sampai tiga kali, tapi tidak ada teknisi PDAM yang datang,” keluhnya.

Sementara itu, Firman Tea menilai kualitas pelayanan PDAM Tirta Sukapura sudah memprihatinkan. “Pelayanannya sangat parah,” tulisnya singkat.

Deretan keluhan tersebut memunculkan persepsi publik bahwa kenaikan tarif air PDAM Tirta Sukapura belum diiringi peningkatan pelayanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan, khususnya di wilayah dengan gangguan distribusi rutin.

Menanggapi sorotan publik tersebut, Kepala Bagian Keuangan dan Akuntansi PDAM Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, Ari Gunawan, S.E, memberikan penjelasan terkait kinerja perusahaan daerah air minum, termasuk isu kenaikan biaya pegawai yang kerap dikaitkan dengan kualitas layanan.

Ari menegaskan bahwa secara umum kinerja PDAM Tirta Sukapura dinilai positif dan mendapat pengakuan eksternal.

“Alhamdulillah, PDAM Tirta Sukapura mendapatkan penghargaan dari BPKP, juara tiga tingkat Provinsi Jawa Barat, berdasarkan penilaian kinerja tiga tahun berturut-turut,” ungkapnya kepada Priangan.com, Jumat (23/1/2026) .

Lihat Juga :  Realisasikan Usulan Pentahelix, Bina Marga Segera Lakukan Pengerukan di Sepanjang Jalan Moh Toha-Dayeuhkolot

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kinerja perusahaan terus mengalami peningkatan dari sisi tata kelola dan keuangan, meskipun belum sepenuhnya mampu menjawab seluruh kebutuhan pelanggan di lapangan.

Lihat Juga :  Siapa Bidik Kursi Wakil Bupati Tasik?

“Tidak mungkin 100 persen sempurna. Masih ada keterbatasan, masih ada masyarakat yang belum terlayani secara optimal, dan itu kami akui serta mohon maaf,” katanya.

Ari menyebut tantangan pelayanan air bersih di Kabupaten Tasikmalaya dipengaruhi oleh kondisi jaringan pipa, keterbatasan sumber air, serta luas wilayah pelayanan. Namun, kritik masyarakat diharapkan menjadi bahan evaluasi internal untuk perbaikan layanan ke depan.

Masyarakat berharap prestasi dan penilaian positif dari lembaga eksternal tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan air bersih. Keluhan yang ramai di media sosial dinilai sebagai peringatan serius agar PDAM Tirta Sukapura dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya segera menghadirkan solusi nyata, demi menjaga kepercayaan publik dan pemenuhan hak dasar warga atas air bersih. (Ham)

Lain nya

Latest Posts

Most Commented

Featured Videos